Masterclass Workshop ‘Stealing Movement’ created new movement in photography

stealmove-033.jpg

Menyenangkan!! Saya sudah tidak sabar untuk melangsungkan Masterclass Workshop selanjutnya walaupun baru selesai sehari yang lalu. Masterclass Workshop diadakan khusus oleh Jerry Aurum Photography untuk materi2 yang cukup ‘kelas berat’ dan membutuhkan transfer knowledge yang mendalam, sehingga diadakan hanya untuk kelas dengan jumlah peserta sedikit dan biaya yang tidak murah.

Sembilan peserta yang hadir: David, Ivan, Diana, Thea, Dadang, Eddy, Susi, Denny dan Reza dari Jakarta, Bandung, Jogja dan Surabaya, sungguh membuat saya senang dan kagum. Hanya dalam 2 hari, kesemuanya mampu membuktikan diri bahwa kepiawaian mereka dalam menjepret berbagai gerakan sulit sudah ‘ditaklukkan’. Seru sekali! Saya yakin dengan sedikit latihan, fotografi Indonesia akan diramaikan oleh foto-foto dinamis penuh gerak dari 9 pendekar imaji ini.

Dari berbagai catatan, kesulitan tertinggi terletak pada kemampuan menangkap komposisi gerak dan timing yang tepat dalam menekan tombol rana. Terlihat dari sisi pengaturan lighting rata-rata tidak mengalami kesulitan berarti. Hanya saja mungkin beberapa peserta sedikit mengalami pegal pinggang karena banyak tidur-tiduran di lantai, dan seperti kata Thea, “Apa ga ada kamera medium format yang ringan seperti SLR? :)”.

Susi sendiri ternyata sama senangnya berada di depan kamera ketimbang di belakang kamera. Dadang selalu datang dengan pertanyaan-pertanyaan mujarab yang kemungkinan besar ada di kepala setiap peserta. David, dengan foto serunya menangkap movement belly dancer Yuli, memenangkan voucher 12 kali latihan gratis di Interlude dancing school. Ivan, ternyata juga sama dengan Susi, senang berpose. Reza, jauh-jauh terbang dari Surabaya, akan segera belanja lighting system baru kelihatannya :). Diana, ternyata membuktikan dirinya bahwa memotret gerakan-gerakan capoiera bisa dikuasai, walaupun awalnya ragu. Denny, ternyata mampu membuat foto tight shot yang mengundang tepuk tangan. Pak Eddy, haha, ternyata kemampuannya tidak kalah dengan yang muda-muda.

Terima kasih juga untuk rekan-rekan dari Oktagon: Wiryadi, Faye, Irfan, Eko dan lainnya; para guru, penari dan capoerista dari Interlude: Ve, Yuli, Yessy, Uun, Indra dan teman lainnya; Diaz sang stylist beken yang membagi ilmunya; dan last but not least, tim PAC Martha Tilaar yang telah membantu begitu banyak.

Sampai ketemu lagi di Masterclass workshop berikutnya. Pasti lebih seru!

img_9001.jpg

img_9083.jpg

Tags: , , , , , , , , ,